Main menu
Willy MerdiansyahMy NoteSekolah dan Kuliah itu Tidak Penting?

Sekolah dan Kuliah itu Tidak Penting?

Bersumber dari blog eserzone.com dengan artikelnya Saatnya berhenti sekolah sangat meninpirrasi saya untuk menulis artikel ini. Berikut sedikit cuplikan yang langsung saya copas dari blog EserZone

sekolah dan kuliah tidak penting

  • Jika tujuan anda sekolah hanya untuk mencari selembar ijazah. Ngga perlu cape-cape untuk ke sekolah atau kuliah jika tujuan utama kita hanya untuk mencari selembar ijazah. Banyak lembaga yang bebas berkeliaran menawarkan ijazah bahkan diinternet pun bro bisa dengan mudah mendapatkan lembaga/perseorangan yang menjual ijazah layaknya berdagang lewat ebay.
  • Jika anda sekolah/kuliah hanya ingin memenuhi keinginan orang tua. Saya pernah menanyakan kepada beberapa anak-anak (siswa sekolah dasar) kenapa mereka sekolah. Dan jawaban terbanyak karena disuruh orang tua dibandingkan karena ingin pintar (ngga tahu jika sample yang saya ambil keliru). Dari pada orang tua membayar biaya pendidikan yang sangat mahal (berbeda dengan perkataan UU) maka alangkah baiknya jika uang tersebut dijadikan modal usaha atau modal kawin. :D
  • Jika anda pergi ke sekolah atau kampus hanya sekedar gaya-gayaan. Sekolah dan kampus bukanlah tempat yang tepat untuk anda mejeng dan bergaya dengan duit hasil dari keringat orang tua. Masih lebih baik jika anda membantu orang tua bekerja di kebun dari pada bergaya di kampus/sekolah dari keringat orang tua.
  • Jika anda hanya mengandalkan kemampuan teman dan kemahiran menyontek saat ujian. Selain hanya kan menambah dosa, dengan menyontek secara tidak langsung menandakan bahwa tidak ada gunanya ilmu yang kita dapat selama kita sekolah/kuliah. Sekolah ambil jurusan IPA, kuliah jurusan kedokteran tapi waktu ujian hanya mengandalkan kemahiran dalam menyontek. Bagaimana nanti nasib pasien yang datang berobat?
  • Jika motivasi anda sekolah/kuliah adalah karena doski. Jika keinginan bertemu pacar menjadi alasan utama anda kesekolah atau ke kampus maka bisa dipastikan raport atau khs anda bakal hancur karena yang ada dipikiran anda adalah bagaimana supaya bisa berduaan dengan sang pujaan hati sekaligus bisa memamerkan ke teman-teman bahwa anda mempunyai seorang pacar yang ganteng/cantik.

Saya ingat saat SMA kelas 3 dulu, saya sangat memikirkan hal tersebut. Untuk apa sekolah kalau ilmu yang digunakan saat kerja nanti tidak ada? atau hanya sedikit, buat apa sekolah kalau ilmu kita nanti tidak tahu mau berprofesi apa. Bukankah lebih baik kalau kita langsung terjun ke lapangan, mencari pengalaman dengan bidang yang kita sukai.

Akibat pikiran racun tersebut akhirnya nilai-nilai mulai anjlok, namun saya mempertajam pelajaran-pelajaran yang sangat saya sukai, yaitu Komputer dan olahraga. dan Benar saja akhirnya saya mejuarai sebuah olahraga atletik yang diadakan di Sidoarjo dan Surabaya, sekarang pun saya menjadi seorang IT di sebuah perusahaan farmasi, selain menjadi web developer dan programmer. Lihat? berawal dari hal yang paling kita sukai, dan Alhamdulillah saya juga diterima di sebuah perguruan tinggi swasta yang sangat baik menunjang bakat dan minta saya, yaitu LP3I Business Collage. Baru-baru ini saya juga membaca buku yang sangat luar biasa yaitu 7 Keajaiban Rezeki, dan kutipan yang saya sangat sukai tentang kekurangan dan kelebihan adalah

Pertajam Kelebihan, lupakan kekurangan!

Kembali ke Sekolah, saya saat mengamini pendapat dari blogeser diatas karena ditunjang oleh pengalaman juga. Fisika, kimia, Sejarah, PPKN, semuanya tidak ada efeknya bagi kehidupan saya saat ini. Namun apapun yang terjadi, sekolah tidak dapat ditiadakan dalam kehidupan kita.

Kita bisa bayangkan jika sekolah ditiadakan, setiap pagi yang dilakukan seorang muda adalah tidur sampai siang, ngobrol tidak jelas dengan rekan-rekan tanpa mengenal waktu, menganggur karena tak ada inspirasi, pergaulan sempit bahkan ke arah pergaulan bebas lebih mudah karena tidak ada aturan-aturan yang menjerat pergaulan diluar rumah.

Sekolah itu penting, namun SISTEM-nya yang harus dirubah. Kita tidak dapat mengajarkan sesuatu dengan cara yang kolot, dengan model jadul. Perlu diadakan pengembangan yang tidak hanya dari segi fasilitas saja. Kegiatan ekstra merupakan hal yang cukup baik dalam mengetahui dan mengembangkan bakat non formal dalam setiap diri murid.

Untuk menutup artikel ini saya akan me-review  mengapa sekolah dan kuliah bisa berguna untuk kehidupan kita bila dipandang dari segi bisnis. Saya juga berharap jika ada sebagian pembaca artikel ini dan masih duduk di bangku sekolah maupun kuliah untuk memikirkan dan menerapkan saran saya dibawah ini, saya yakin ada akan bisa menjadi seorang enterpreneur daripada seorang pegawai dengan gaji seadanya.

  1. NETWORKING
    Di sekolah kita dapat menjalankan pertemanan atau persahabatan yang lebih baik dan ini merupakan faktor yang sangat penting! karena saya yakin anda tahu bahwa networking adalah juga salah satu bagian kesuksesan bisnis. Maka dari itu jalinlah pertemanan yang baik, dan jangan membedakan apakah teman itu baik atau buruk, karena mungkin saja di masa depan mereka berubah dan menjadi orang yang sukses dimana anda akan membutuhkan bantuan mereka pada suatu titik. Belive me untuk hal yang satu ini!
  2. INFORMASI
    Saya tahu bahwa internet merupakan pusat informasi yang kita mau bertanya apa pun pasti akan terjawab. Namun apakah internet dapat menjawab apa yang ada dekat disekitar anda, hati teman-teman anda, atau hal-hal penting lainnya yang terjadi di sekitar anda?Seperti kata Mas Darin dalam artikelnya  Blogger Di Era Informasi: Mengejar Atau Dikejar?, bahwa sekarang ini informasi yang mengejar kita bukan kita yang mengejar informasi, namun haruslah anda ketahui mana informasi yang berguna untuk diri anda, yang menunjang kesuksesan anda, yang membantu masa depan anda, dan informasi terpenting adalah informasi yang ada disekitar anda, dari teman-teman anda sehingga anda bisa menghadirkan sebuah solusi baik yang gratis maupun berbayar :) . Ingat, Bisnis dibangun dari hal-hal disekitar anda.
  3. PENGETAHUAN
    Ya bukan rahasia lagi kalau sekolah untuk mencari pengetahuan. Pengetahuan itu baik penting maupun tidak penting namun jika tetap bisa memberikan inspirasi kita terutama bagi kita yang belum memiliki cita-cita. Lebih penting lagi, pengetahuan yang luas akan mempermudah kita dalam menjalin networking seperti poin pertama, karena anda berhadapan dengan berbagai jenis manusia dengan beragam ketertarikan dalam bidang masing-masing. Sungguh sangat menyenangkan bila dapat berbincang-bincang dengan orang yang memiliki pengetahuan dalam bidang yang kita minati bukan?
  4. DISPLIN, MORAL, dan ETIKA
    Sungguh merupakan hal yang yang sangat penting. Ketiganya juga sangat berpengaruh dalam dunia bisnis. Bagi saya sekolah merupakan wahana dunia disiplin, bayangkan berangkat sekolah harus pagi yang notabene pagi adalah waktu yang paling segar dan membuat kita produktif dalam melakukan suatu tugas. Istirahat pada jam tertentu yang kan membuat otak kita lebih fresh. Begitupun dalam bisnis, kita tidak bisa terlalu semangat hingga lupa waktu yagn malah akan membuat apa yang kita lakukan sia-siaMORAL benar-benar dibentuk dalam masa-masa sekolah. Saya yakin 100%, jika sekolah ditiadakan maka keadaan moral kita saat ini akan jauh lebih hancur lagi. Moral ada suatu sikap bagaimana kita berperilaku sesuai dengan norma maupun keadaan disekitar kita. dalam bisnis, Moral adalah suatu standar dalam kita melakukan pelayanan dengan customer maupun sikap dan ETIKA yang kita tunjukan dengan para pesaing usaha. dan MORAL adalah salah satu komponen terpenting penghasil MINDSET seperti artikel dari Mas Andry Sianipar dengan judul The Entrepreneurial Mindset.
  5. AGAMA
    Jaman ini sudah banyak manusia lupa mengapa kita diciptakan di bumi ini. Hanya beberapa saja yang ‘mengajikan’ anaknya untuk belajar kitab suci (Al-Qur’an) sampai mereka dewasa.  mengajarkan Agama? baik sejarah maupun prakteknya. Saya membayangkan jika tidak ada sekolah, kita berkeliaran liar di luar dengan hanya pengetahuan agama yang kita peroleh saat kita kecil dulu. Agama adalah dasar dari segala dasar, karena penciptanya sendi juga yang notabene pencipta alam semesta. Jika anda pembaca setiap blog ini maka sudah tidak ading lagi dengan kata-kata saya bahwa ‘Di dunia ini tidak ada yang 100% benar’, karean kebenaran hanya milik yang Maha Kuasa.

Wah, saya tidak pernah menulis seserius ini kecuali kalau tulisan tersebut merupakan hal-hal yang sangat penting. Nah untuk me-refresh pikiran kita mari kita simak kontroversi orang- orang sukses di Indonesia

bob-sadinoBOB SADINO. seorang pengusaha nyentrik, kontroversial namun sukses dengan ilmu belajar goblognya.
statementnya: mau kaya? berhentilah sekolah atau berhentilah kuliah sekarang juga, and start action, karena ilmu di lapangan lebih penting daripada ilmu di sekolahan atau kuliahan

MARIO TEGUH, seorang motivator handal Indonesiamario-teguh statementnya: Berhati-hatilah dengan orang yang membanggakan keberhasilannya walaupun dia berpendidikan rendah. Itu tidak boleh dijadikan dalil. Pendidikan itu penting. Buktinya, dengan pendidikan yang sedikit saja, dia bisa berhasil, apalagi jika dia terdidik dengan lebih baik. Bukankah kita dianjurkan untuk menuntut ilmu sampai ke negeri Cina? Dengan ilmu, segala sesuatu bisa mencapai kualitas tertingginya.

:ngakak

Jika anda membaca semua artikel saya diatas, pasti sudah tau jawaban saya yang mana. yang jadi pertanyaan, berapa orang yang sukses dan dia bersekolah, dan berapa orang yang sukses tanpa dia sekolah?
Lho? judul ada kuliah mengapa dalam pembahasan hanya sekolah. Ya karena keduanya sebenarnya sama saja, yaitu soal jenjang pendidikan dan ijazah. 1 saran saya jika anda mau minginjak bangku kuliah adalah, tentukan dulu bakat, minat, dan keinginan kita dan PASTIKAN! segera pilih jurusan kuliah yang bersangkutan tanpa paksaan dan pilih tempat kuliah yang baik.
Semoga bermanfaat! :)

UPDATE
http://www.kamaropini.com/wajah-pendidikan-kita-saat-ini

willy merdiansyah

Incoming search terms:

sekolah,gambar sekolah,apakah kuliah itu penting,Kuliah tidak penting,FOTO sekolah,sekolah itu tidak penting,sekolah tidak penting
post-counter:
465

Merasa Artikel & Turorial Blog Ini Penting ?

Dapatkan langganan artikel terbaru langsung ke email Anda. konfirm email sekarang!

22 thoughts on “Sekolah dan Kuliah itu Tidak Penting?

  1. Sekolah dan kuliah menjadi tidak jika HANYA mencari “aksesoris” berupa gelar atau titel. tetapi menjadi sangat penting,sebab pendidikan itu membentuk karakter moral dan karakter moral seseorang. Bahkan saya berkeyakinan , kalau bangsa ini mau maju, maka hal pertama yang harus dibenahi adalah sistem pendidikannya…
    :2thumbup :2thumbup :2thumbup

  2. Pingback: Tweets that mention sekolah dan kuliah tidak penting | Willy Merdiansyah -- Topsy.com

  3. Very… Very…. Very… inspirative article.

    Banyak hal yang harus direnungkan sejak sekarang, bukan masalah pendidikan bukan juga masalah penghasilan tapi masalah yang harus dipikirkan sekarang adalah “mau dibawa kemana diri anda nanti”.

    Pendidikan memang bukanlah satu2nya penunjang keberhasilan, tapi ilmu yang didapat dari sekolah hendaknya membawa diri kita menjadi terarah ke depannya nanti.

    Sukses bukan karena selembar kerta ijazah tapi bekal yang anda siapkan untuk masa depan nanti yang terus diasah dan diasah

    1. benar mas mail, keliatannya sekarang tugas kita adalah untuk membantu rekan-rekan disekitar kita agar bepikiran seperti yg Mas Ismail paparkan. minimal dalam blog :)

  4. Kebanyakan para pelajar dan mahasiswa tidak mempunyai cita-cita menjadi enterprenur, jadi kalau di tanya cita-citanya pasti menjawab selain enterprenur :lol: termasuk diriku dulu saat sekolah.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  5. Sory nih bro, baru bisa berkunjung.., ;D
    Artikel yang bagus, tapi saya hanya menanggapi saran sobat yang ini :
    1 saran saya jika anda mau minginjak bangku kuliah adalah, tentukan dulu bakat, minat, dan keinginan kita dan PASTIKAN! segera pilih jurusan kuliah yang bersangkutan tanpa paksaan dan pilih tempat kuliah yang baik.

    Mungkin bisa jadi benar untuk beberapa orang yang pernah dan masih menggenggam cita-cita, namun cita-cita kita terkadang tak sesuai dengan harapan banyak orang bahkan kita sendiri. Banyak yang memilih jurusan sesuai minat, bakat dan kemampuan namun pada akhirnya dia harus sadar dengan realita bahwa cita-citanya tidak bisa mendukung masa depannya. Terkadang kita harus melalui jalan berputar untuk menjadi diri kita sendiri, entah karena faktor internal atau eksternal. Kawan saya harus kerja kantoran dulu sebelum dia menjemput mimpinya menjadi sastrawan, masalahnya adalah kebutuhan hidup.

    BUkannya menyanggah saranmu sobat, tapi terkadang saya sendiri juga merasakan hal yang sama bahwa pendidikan itu penting tapi keberhasilannya yang perlu diperjuangkan, salah satunya jalan berputar. :tkp

    1. tidak papa mas bobby, di dunia ini tidak ada yg 100% benar.

      ya disinilah letak keyakinan harus dimantapkan.
      saya kurang paham dengan kata2 “cita-cita kita terkadang tak sesuai dengan harapan banyak orang bahkan kita sendiri”

      yang namanya cita-cita adalah realisasi dari sebuah harapan kita, kalaupun ditentang oleh orang lain, maka harus kita intropeksi dulu tentang dampak positif atau negatif yang akan ditimbulkan.

      cita-cita mungkin akan mengalami pergeseran dari harapan awal, namun itu adalah bagian dari proses pengasahan cita-cita menjadi kenyataan. dan Semua harus berjalan seimbang dan fleksibel.

      kenapa sih harus sesuai minat?
      simple-nya agak kita selalu besemanagat dalam mengerjakan hal-haluntuk merih cita-cita kita. sekali lagi butuh keyakinan, impian, dan realisasi.

      kebanyakan orang hanya butuh pembuktian dari apa yang kita usahakan.

  6. Pingback: Stylish Blogger Award « yahuuu

  7. Sepertinya siste pendidikan kita harus segera dirubah sehingga bisa merubah pola pikir kita tentang PENDIDIKAN. Enterpreneur, menggali bakat siswa sejak dini kemudian mengekplorasi kemampuan tersebut akan sangat membantu. Tapi lagi-lagi kita terkendala dengan yang namanya DANA….

  8. Apa mungkin yg salah sistem pendidikannya, mengutip sedikit tentang belajar dari yahudi, bahwasannya Mahasiswa di Israel tugas akhirnya (TA) adalah membuat usaha berkelompok beberapa mahasiswa dan harus menghasilkan, baru bisa dinyatakan lulus, kalau TA di negeri yg kaya akan lulusan Sarjana nya ?

  9. contoh real begini saja. saat kita terjun ke masyarakat yang berpendidikan rendah dan menawarkan program baru untuk kesejahteraan mereka, mereka cenderung menutup diri dan menolak apa yang kita bawa karena tidak terdidik untuk berpikir kritis atau istilah umumnya, malas berpikir walaupun bisa. Berbeda dengan sekolah atau kuliah. secara sadar kita dituntut untuk terus bisa membuka pikiran akan perbedaan yang ada pada ilmu, entah berargumentasi dan sebagainya. Namun sayangnya tidak sejalan dengan dilapangan, atau lebih beretorika saja. seperti teori yang sulit diimplementasi. Yah, semoga pendidikan kita lebih baik kedepannya. :angel

  10. nambahi kalimate mario teguh,,, nek gak salah ngene jarene: saat nanti anda sakit parah dan harus di bedah, coba anda datang ke dokter bedah yang tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi di bidangnya.

  11. menurut say sekolah itu tidak penting. kalau alasan sekolah kita bisa mendapatkan ilmu ya bukan sekolah di luar selain sekolah kita bisa mendapatkan ilmu dan pengetahuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

FacebookTwitterGoogle+RSS